3 Remaja Sukses Berkat Teknologi

Memang banyak sekali orang sukses didunia ini,dan dalam menuju kesuksesan tersebut para orang-orang tersebut punya jalan dan prinsip sendiri-sendiri.tidak ketinggalan 3 remaja berikut ini yang sudah meraih kesuksesan di bidang teknologi informatika dalam usia mudanya.Siapakah mereka..??? ini dia ke-3 remaja sukses berkat teknologi

1. Robert nay

Robert nay

pecandu mobile game serta para pengguna iphone,tentunya sudah tidak asing lagi dengan angry fish. karena sangat populernya, game ini pernah menempati posisi nomer 1 aplikasi yang sangat banyak diunduh di itunes app store. tetapi, sejak awal 2011 lantas, tanpa ampun angry fish didepak oleh bubble ball, sesuatu game baru ciptaan robert nay, seorang abg berumur 14 th.. ini sejenis puzzle game dimana pemain diuji kekuatan berpikirnya untuk bikin gelembung balon tiba di tujuan.
game gratis ini, tercatat telah diunduh dua juta lebih orang, cuma dua minggu sejak diluncurkan. dengan hitungan-hitungan kasar bahwa untuk tiap-tiap game yang diunduh, apple membayar us$0, 99–setara rp9. 000– nay telah mengantongi pendapatan sebesar us$2 juta atau rp18 miliar, sekali lagi, cuma didalam dua pekan.
Nay mengawali mengetahui dunia programming saat dia pertama kali bikin halaman situs waktu dia duduk di bangku kelas tiga sd. Bakat- bakat luar biasanya sudah Nampak,sehingga  teman-temannya menyarankan dia untuk bikin game sendiri.
perjalanan bubble ball diawali dari riset nay di sesuatu perpustakaan lokal. di situ, dia mendapatkan program bernama ansca moniles corona sdk ( software developments kit ), yang menolong dia untuk menyederhanakan sistem pemrograman game yang dirancangnya itu.
sepanjang 1 bulan lebih, nay yang saat ini jadi ceo nay games, menggunakan saat berjam-jam tiap-tiap hari untuk merampungkan programnya—total terdiri dari 4. 000 baris lebih kode program. keseluruhan cost yang dihabiskannya lebih kurang us$1. 200—berasal dari duit pemberian orangtua nay, untuk beli computer macintosh serta sebanyak software. berhasil dengan bubble ball, nay kabarnya tengah menyiapkan game baru yang lain. apa game itu, dia tetap rapat merahasiakannya.


2. Mark bao

Mark bao

Mark bao, sekarang ini dia sudah  berumur 18 th. serta tetap bersekolah di sesuatu sma di boston, as. didalam umur semuda itu, bao telah mempunyai 11 unit usaha digital. tiga diantaranya telah sukses dia jual.
bao saat ini menjabat sebagai ceo avecora, sesuatu perusahaan yang dia gambarkan mempunyai tujuan untuk merubah dengan fundamental langkah kita berkomunikasi serta memfasilitasi interkoneksi antar seluruh orang serta perangkat komunikasi. jaringan global ini gagasannya dapat dia luncurkan pada 2013. tak hanya itu, dia juga mempunyai sebagian proyek startup lain layaknya genevine, supportbreeze, serta classleaf.

bukan sekedar itu, berpendirian bahwa berkontribusi balik pada penduduk melewati mekanisme nonprofit merupakan suatu hal yang amat mutlak buat saya, bao membangun organisasi nonprofit, genevine foundation serta the center for ethical business.
didalam sesuatu wawancara dengan juniorbiz. com, bao menyebutkan cita-citanya yaitu mengumpulkan kekayaan sampai us$10 miliar atau rp90 triliun. dari jumlah itu, 80 % dapat dia sumbangkan pada organisasi nonprofit di bidang penelitian serta pertolongan kemanusian. adapun 5 % yang lain dapat dipakai untuk menolong perusahaan startup untuk tumbuh, ucap bao.
bao—seorang imigran china—mulai jadi teknopreneur sejak dia duduk di bangku kelas 5 sd. memakai visual basic 6. 0 dia menulis sesuatu aplikasi simpel untuk mengatur jadwal bikin pr serta menolong dia menulis makalah. dia lantas mengkopi program itu ke disket serta menjualnya ke teman-teman sekolah.
startup pertama dia diluncurkan di th. pertamanya di sma. namanya debateware. com. ini merupakan system manajemen even untuk organisasi debat. bao serta partner bisnisnya sukses jual program ini ke sesuatu organisasi debat terbesar di as.


3. Adam horwitz

Adam horwitz

daftar richie rich tidak akan komplit tanpa memasukkan nama adam horwitz. layaknya ditulis juniorbiz. com, horwitz mengawali petualangan digitalnya saat dia tetap duduk di bangku kelas satu sma di pacific palisades, waktu berusia 15 th.
horwitz kemudian  membuat  urban stomp. ini situs yang menampilkan beragam acara musik serta lokasi pesta di lebih kurang lokasi tersebut. urban stomp dulu sukses mendatangkan 800 orang di sesuatu pesta. tak tahu kenapa, dia mengambil keputusan untuk menutupnya sesudah beroperasi sebagian pekan.
horwitz saat ini menggerakkan perusahaan yang mempunyai tujuan mengajari remaja berusia 15 th. ke atas untuk mencari duit online. dia meluncurkan mobile monopoly serta cell phone treasure, dimana tiap-tiap sudah membuahkan us$100 ribu atau lebih kurang rp900 juta. tak hanya itu, dia juga tengah membangun satu platform baru, yang dinamainya dude i hate my job. ke mana-mana, abg ini melesat dengan sedan mengkilat audi a5 2010.
didalam sesuatu wawancana dengan juniorbiz, horwitz menyebutkan pelaku bisnis muda kerapkali menjumpai kendala berbentuk stereotip dari penduduk. orang awal mulanya tidak yakin pada saya. teman-teman saya juga senantiasa berasumsi sobat tidak dapat melakukan bisnis pada umur awal, tuturnya.
walau sebenarnya, kata dia, melakukan bisnis mulai umur muda mempunyai banyak keuntungan. di antaranya merupakan tidak mesti membayar pajak dikarenakan tetap tinggal berbarengan orangtua.
bila sobat seorang pengusaha muda serta tengah berupaya membangun usaha online raksasa, janganlah dulu berpikir sobat tidak dapat mewujudkannya, horwitz berpesan. dengan internet, sobat dapat lakukan hamper apa saja. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diharap komentarnya sesuai dengan isi blog,dan diharap di dalam komentarnya tidak menyertakan link.Komentar yang berisi URL/Link pada kotak komentar akan di hapus atau dilaporkan sebagai tindakan SPAM.

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *